HUBUNGAN GURU DAN MURID DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN DAN HADIS: ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.63216/alulum.v3i02.542Kata Kunci:
Guru, Murid, Pendidikan Islam, Al-Qur'an , Hadis.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan guru dan murid dalam perspektif Al-Qur'an dan Hadis dengan fokus pada nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research dan analisis tematik (tafsir maudhu'i) terhadap sumber primer Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan guru-murid dalam Islam bukan sekadar interaksi akademik, tetapi merupakan relasi edukatif-spiritual yang berbasis pada nilai-nilai ilahiyah. Guru diposisikan sebagai murabbi (pendidik), mu'allim (pengajar), dan muaddib (pembentuk adab) yang bertanggung jawab atas transfer ilmu dan pembentukan akhlak. Sementara murid dituntut memiliki adab al-talib (etika penuntut ilmu) yang meliputi sikap tawadhu', ikhlas, hormat, dan disiplin. Analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadis mengungkap lima nilai inti dalam relasi edukatif ini: (1) nilai spiritual (ukhrawi), (2) nilai moral (akhlāqī), (3) nilai sosial (ijtimā'ī), (4) nilai psikologis (nafsī), dan (5) nilai pedagogis (tarbawī). Implementasi nilai-nilai ini dalam konteks pendidikan kontemporer menghadapi tantangan berupa perbedaan generasi dan dominasi teknologi digital, namun tetap relevan sebagai landasan etis-pedagogis bagi penguatan karakter dalam sistem pendidikan Islam.




