INTEGRASI KEARIFAN LOKAL BANJAR DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL

Kearifan lokal Banjar, Karakter religious, Permainan tradisional, Pendidikan karakter, Nilai-nilai agama Islam

Penulis

  • Jumrani Jumrani Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin
  • Syaiful Bahri Djamarah UIN Antasari Banjarmasin
  • Hilmi Mizani UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.63216/alulum.v4i01.533

Kata Kunci:

Kearifan lokal Banjar, Karakter religious, Permainan tradisional, Pendidikan karakter, Nilai-nilai agama Islam

Abstrak

Pendidikan karakter religius merupakan fondasi penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Dalam konteks budaya Indonesia, integrasi antara nilai-nilai religius dan kearifan lokal menjadi pendekatan strategis dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya bangsa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kearifan lokal masyarakat Banjar yang terkandung dalam permainan tradisional serta bagaimana nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam pembentukan karakter religius peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis berbasis studi pustaka. Data diperoleh melalui telaah literatur ilmiah, hasil penelitian terdahulu, dan sumber-sumber budaya lokal masyarakat Banjar. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan tradisional Banjar seperti balogo, bagasing, hadang, dan asinan tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral dan spiritual. Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kebersamaan, dan kesabaran yang terkandung di dalamnya sejalan dengan prinsip akhlakul karimah dalam Islam. Falsafah hidup masyarakat Banjar “Baiman, Bauntung, Batuah” juga merepresentasikan integrasi antara nilai religius, sosial, dan budaya. Integrasi kearifan lokal Banjar dalam pendidikan karakter religius dapat menjadi strategi efektif dalam membangun generasi berkarakter Islami sekaligus beridentitas budaya.

Kata kunci: pendidikan karakter religius, kearifan lokal Banjar, permainan tradisional, nilai Islam, budaya lokal.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-27