PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN INTERDISIPLINER: INTEGRASI SOSIOLOGI, ANTROPOLOGI, DAN CULTURAL STUDIES

Pendidikan Agama Islam, Pendekatan Interdisipliner, Budaya Lokal, Multikultural, Media Pembelajaran.

Authors

  • Tubagus Panambaian {"en_US":"Student"}
  • Husnul Yaqin UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.63216/alulum.v4i01.572

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, Pendekatan Interdisipliner, Budaya Lokal, Multikultural, Media Pembelajaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan agama Islam (PAI) melalui pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif sosiologi, antropologi, dan cultural studies. Penelitian dilakukan dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis kualitatif terhadap sumber-sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks sosial dan budaya memengaruhi secara signifikan pelaksanaan PAI, di mana pendekatan sosiologis mengungkap perannya dalam membentuk identitas dan nilai sosial, pendekatan antropologis menekankan pentingnya integrasi budaya lokal, dan cultural studies menyoroti interaksi agama dengan media serta dinamika kekuasaan dalam masyarakat multikultural. Tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana mengintegrasikan ketiga perspektif ini secara harmonis dalam kurikulum dan praktik pembelajaran. Disimpulkan bahwa pendekatan interdisipliner dapat meningkatkan relevansi PAI dengan realitas sosial-budaya, mendorong toleransi, serta membentuk peserta didik yang kritis dan adaptif. Rekomendasi yang diajukan antara lain pengembangan kurikulum PAI yang kontekstual, peningkatan kapasitas guru, serta penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan inklusif.

Published

2026-06-27